You are viewing posts published on 22.01.2014 , Back to Main

Penetapan calon peserta sertifikasi guru seperti tahun-tahun sebelumnya merujuk pada ketentuan dan aturan penetapan peserta sertifikasi guru yang tercantum didalam Buku 1 sertifikasi guru. Akan tetapi, meskipun semenjak tanggal 9 Desember 2013 lalu sudah memasuki proses verifikasi tahap kedua, buku 1 sebagai acuan sertifikasi guru 2014 belum kunjung disahkan dan diterbitkan oleh BPSDMPK & PMP. Saat ini daftar calon peserta sementara sertifikasi guru melalui kelompok UKG NONSERTIF telah ditampilkan di laman sergur.kemdikbud.go.id. Dan semenjak verifikasi tahap kedua ini dimulai, AP2SG juga telah dibuka agar operator dinas pendidikan dapat menginput data-data calon sertifikasi tambahan.

Sebagaimana buku 1 sertifikasi guru 2013 yang lalu, terdapat 3 pola sertifikasi, pendidikan dan pelatihan profesi guru (PLPG), porto folio (PF) dan pemberian sertifikat pendidik secara langsung (PSPL). Sebagai pedoman sementara, tidak ada salahnya kita merujuk kepada Buku 1 sertifikasi guru 2013 tersebut sebagai bahan pertimbangan bagi guru-guru yang belum bersertifikat pendidik. Karena kuota peserta sertifikasi dari jalur PLPG adalah yang paling besar, yaitu 99% dari kuota secara keseluruhan, maka forumptk kali ini ingin berbagi  Persyaratan umum (Non PSPL) calon peserta berikut tahun 2013 sebagai berikut :

Syarat-syarat Calon Peserta Sertifikasi Guru 2014 (Prediksi)

  1. Telah memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). Bagi guru yang mengajukan NUPTK baru pada tahun 2013 melalui sistem PADAMU NEGERI akan menerima dokumen S11 sebagai tanda bukti kepemilikan NUPTK baru.
  2. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kecuali guru Pendidikan Agama. Sertifikasi bagi guru Pendidikan Agama dan semua guru yang mengajar di madrasah diselenggarakan oleh Kementerian Agama dengan kuota dan aturan penetapan peserta dari Kementerian Agama.
  3. Sudah menjadi guru pada suatu satuan pendidikan (PNS atau bukan PNS) pada saat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (UUGD) ditetapkan tanggal 30 Desember 2005. Bagi guru yang menjadi guru setelah Undang-undang tersebut disahkan, besar kemungkinan akan mengikuti sertifikasi guru melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan Guru (PPG).
  4. SK kepegawaian guru bersangkutan seperti yang tercantum pada poin 3 diatas haruslah SK CPNS/PNS atau SK Honor yang ditanda tangani oleh kepada daerah atau a.n kepala daerah dalam hal ini Gubernur/Walikota/Bupati atau SK Gutu Tetap Yayasan (GTY) yang ditanda tangani oleh ketua yayasan. Adapun SK pengangkatan sebagai pegawai yang ditanda tangani kepala sekolah/komite tidak dihitung.
  5. Pendidikan terakhir harus sudah S1/DIV dari perguruan tinggi terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan.
  6. Bagi guru yang tidak memenuhi poin 5 diatas, tetapi sudah berusia diatas 50 th dengan masa kerja diatas 20 th atau guru yang memiliki golongan IV/a.
  7. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru dan berusia setinggi-tingginya 50 tahun pada saat diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan.
  8. Belum memasuki usia 60 tahun pada tanggal 1 Januari 2014 yang akan datang.
  9. Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan sehat dari dokter. Jika peserta diketahui sakit pada saat datang untuk mengikuti PLPG yang menyebabkan tidak mampu mengikuti PLPG, maka LPTK BERHAK melakukan pemeriksaan ulang terhadap kesehatan peserta tersebut. Jika hasil pemeriksanaan kesehatan menyatakan peserta tidak sehat, LPTK berhak menunda atau membatalkan keikutsertaannya dalam PLPG.

Sumber : http://sergur.kemdiknas.go.id/

Persyaratan diatas tidak bisa menjadi acuan sepenuhnya karena masih bersifat perkiraan. Kita harapkan menjelang akhir tahun 2013 ini, kita akan memperoleh panduan baku sebagai buku petunjuk penetapan calon peserta yaitu buku 1 sertifikasi guru 2014. Semoga bermanfaat. 

Data Tidak Muncul/Hilang Di Laman Sergur~Saat ini data awal calon peserta sertifikasi guru 2014 telah dapat di lihat melalui laman sergur.kemdiknas.go.id meskipun tidak semua data yang tampil saat ini akan menjadi calon peserta sertifikasi guru 2014, sebab setelah pelaksaan UKG 2014 nanti, sistem akan melakukan verifikasi terhadap data-data yang ada. Sistem akan memverifikasi data-data mana saja yang memenuhi syarat sebagai calon peserta sertifikasi 2014 atau tidak. Selanjutnya, dari data-data calon peserta yang memenuhi syarat tersebut, sistem akan mengurutkan/merangking dengan kriteria urutan usia, masa kerja dan golongan. Barulah kemudian diambil sejumlah kuota yang akan ditetapkan untuk masing-masing kabupaten/kota. Kuota itu sendiri baru akan ditetapkan setelah pelaksanaan UKG 2014 (lihat jadwal sertifikasi 2014 disini). Satu hal lagi, guru yang telah mengikuti UKG 2013 pada bidang studi yang sesuai, tidak akan diikut sertakan lagi sebagai calon peserta UKG 2014. 

Seperti yang disebutkan diatas bahwa data awal calon peserta UKG/Sertifikasi 2014 telah dapat dicek melalui laman sergur.kemdiknas.go.id. Akan tetapi saat ini barangkali beberapa guru mendapati nama mereka hilang alias tidak lagi tercantum dilaman tersebut. Saat ini, dalam rangka verifikasi data, sistem AP2SG secara otomatis mengeluarkan data-data yang tidak lengkap, khususnya data-data yang tidak memiliki TMT guru alias TMT gurunya kosong. Beberapa waktu yang lalu, guru-guru sudah dihimbau untuk memperbaiki data NUPTK di PADAMU NEGERI khususnya TMT tugas karena TMT tugas merupakan data yang akan diverifikasi sistem (lihat data yang diverifikasi untuk AP2SG disini). Tetapi ternyata masih banyak data-data TMT tugas guru yang masih kosong alias tidak dilengkapi. Hal ini mengakibatkan sistem tidak bisa mengetahui apakah salah satu syarat sebagai calon peserta sertifikasi guru 2014 terpenuhi atau tidak. Yaitu bahwa guru sudah harus menjadi guru sebelum UUGD diterbitkan. Karenanya, untuk membersihkan data-data yang tidak bisa diproses tersebut, maka sistem AP2SG mengeluarkan data-data guru yang TMT nya kosong.

Bagi bapak/ibu guru yang saat ini namanya hilang dari sistem AP2SG, sementara bapak/ibu belum bersertifikasi dan sudah memverval NUPTK di PADAMU NEGERI hingga tuntas, silahkan unduh file TMT tugas kosong disini (TMTTGS_KOSOSNG.ZIP) lalu ekstrak. File ini adalah file Excell yang berisi nama-nama guru diseluruh Indonesia yang data TMT Tugasnya masih kosong sehingga dikeluarkan dari sistem AP2SG. Silahkan bapak/ibu cek nama dan NUPTK bapak ibu pada file ini. Jika nama bapak/ibu tercantum didalamnya, dan nama bapak/ibu tidak ada dilaman sergur.kemdiknas.go.id, maka segera datang ke operator dinas untuk melaporkan dan membawa SK penugasan untuk didaftarkan kembali secara manual kedalam database AP2SG dan JANGAN LUPA, PERBAIKI JUGA di PADAMU NEGERI.

Bagi Bapak/ibu guru yang belum bersertifikat pendidik namanya sejak awal tidak tercantum didalam daftar AP2SG dilaman sergur.kemdiknas.go.id, sementara yang bersangkutan sudah memverval NUPTK hingga tuntas, segera laporkan ke operator dinas untuk didaftarkan secara manual dan JANGAN LUPA, PERBAIKI JUGA di PADAMU NEGERI. Demikian, semoga bermanfaat.

Sumber : http://forumptk.org

Kuota Sertifikasi Guru 2014~Tahapan verifikasi data awal calon peserta sertifikasi guru tahun 2014 saat ini sedang berlangsung. Sesuai dengan jadwal sertifikasi guru 2014 bahwa batas akhir (Closing Date) verifikasi data awal calon peserta sertifikasi guru 2014 adalah tanggal 31 Januari 2014. Meskipun dilapangan, Dinas Pendidikan mengambil batas aman dengan membuat batas waktu pengumpulan berkas verifikasi awal lebih cepat dari jadwal tersebut untuk mempermudah proses pekerjaan verifikasi itu sendiri. Jumlah Kuota Sertifikasi Guru 2014 direncanakan berjumlah 150.000 orang guru. Untuk dapat diikut sertakan sebagai calon peserta sertifikasi guru 2014, maka guru-guru yang belum bersertifikat pendidik harus memenuhi syarat-sayart calon peserta sertifikasi guru 2014 yang telah ditetapkan. Diantaranya adalah sudah harus menjadi guru sebelum Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 mengenai Guru dan Dosen (UUGD) diterbitkan yakni 30 Desember 2005 serta sudah harus berlatar belakang Akademis Strata 1 (S-1) dibuktikan dengan foto copy ijazah S1 yang telah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan ijazah tersebut. Bagi yang menjadi guru dalam rentang waktu tahun 2006 s.d 2015, agaknya masih harus bersabar, karena pola sertifikasinya masih dalam pembahasan, apakah akan menempuh jalur PLPG ataupun jalur PPG. Sertifikasi pola PLPG akan berakhir pada tahun 2015. Pada tahun 2016, sertifikasi guru pola PLPG akan ditiadakan, diganti dengan sertifikasi pola PPG dalam jabatan. Sertifikasi pola PPG sendiri ada dua, yaitu PPG dalam jabatan dan PPG pra jabatan. Sertifikasi guru/PPG pra jabatan telah dilaksanakan di beberapa LPTK, khususnya bagi mahasiswa calon guru.

Meskipun demikian, masih banyak pertanyaan dilapangan, apakah setelah mengikuti UKG 2013 atau UKG 2014 guru secara otomatis akan terdaftar sebagai peserta sertifikasi guru 2014 ? Kali ini forum PTK mencoba menjelaskan agar tidak ada lagi keraguan mengenai keikut sertaan sebagai calon peserta sertifikasi guru 2014.

Beberapa hal penting yang harus diketahui oleh guru-guru yang belum bersertifikat pendidik adalah :

  1. Setelah pelaksanaan UKG 2014, akan dilakukan perangkingan data-data awal calon peserta secara NASIONAL. Perangkingan didasarkan pada USIA, MASA KERJA dan GOLONGAN. Perangkingan dilakukan secara Descending artinya diurutkan dari yang data Usia paling tua, Masa Kerja paling lama dan golongan paling tinggi.
  2. Seperti halnya pelaksanaan sertifikasi 2013 lalu, pada tahun 2014 ini tidak ada kuota kabupaten/kota. Yang ada adalah kuota nasional. Pada tahun 2014 ini kuota sertifikasi secara nasional adalah 150.000 orang.
  3. Salah satu syarat untuk dapat diikut sertakan sebagai calon peserta sertifikasi 2014 adalah sudah harus mengikuti UKG 2013 atau UKG 2014, tetapi bukan berarti guru yang telah mengikuti UKG 2013/2014 akan secara otomatis menjadi calon peserta sertifikasi guru.
  4. Meskipun seorang guru telah memenuhi syarat sebagai calon peserta sertifikasi guru 2014, tetapi hal ini tidak menjamin guru tersebut secara otomatis menjadi peserta sertifikasi guru 2014, karena setelah dirangking menurut kriteria diatas, barulah diambil sebanyak 150.000 orang guru yang berada dalam daftar teratas sebagai calon peserta sertifikasi 2014. Akan ada dua kriteria guru yang memenuhi syarat yaitu guru yang berada didalam kuota dan berada diluar kuota.

Demikian sedikit penjelasan mengenai kuota peserta sertifikasi guru 2014. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://forumptk.org/

Page 1 of 1

Blogger Profile

Jaenudin

Jaenudin

Jae